3 Feb 2013

CARA MENGHAFAL PASAL-PASAL UUDNRI 1945 DAN TAP MPR DALAM LOMBA LCC


BAGAIMANA CARA MENGHAFAL PASAL-PASAL UUD NRI 1945 DAN TAP MPR RI DALAM MEMPERSIAPKAN LOMBA CERDAS-CERMAT MPR?
                       Lomba ini (LCC)  seperti penulis sampaikan pada postingan sebelumnya ( dapat dilihat pada category tips dan trik . …) merupakan kompetisi yang menuntut ketekunan dalam menghafal materi perlombaan seputar pasal-pasal UUD NRI 1945 dan TAP MPR. Minimal ada 5  buku yang mesti dihafalkan jikalau berkeinginan memenangkan lomba tersebut, diantaranya buku biru atau buku pasal-pasal ( 2 buah), buku merah atau buku mengenai TAP MPR ( 2 buah ) dan 1 buku kuning emas yang berisi substansi dari TAP MPR RI. Huft…apa gak pecah tu kepala menghafal buku sebanyak itu ? Jawabannya gak juga tuh.Aasal diniatkan ,pasti bisa.

Masing-masing orang punya metode menghafal yang berbeda-beda. Ada yang terbiasa menghafal sambil mendengarkan music, mengunyah sesuatu(ngemil), mencoret-coret buku, dan ada juga seperti petapa; mengurung dalam kamar, memastikan tidak ada bunyi-bunyian berarti yang dapat mengganggunya menghafal, dan sendirian… . Masing-masing metode menghafal seperti yang diutarakan diatas akan memberikan tingkat pemahaman yang berbeda-beda. Ada pemahaman yang hanya dipermukaannya saja, ada pemahaman yang cukup lumayan, namun ada pula pemahaman yang memang benar-benar paham, mengerti maksud dan intepretasi dari apa yang dihafalkan dan menancap kuat dimemori kepala sehingga hafalan tersebut bertahan lama. Pemahaman ini yang penulis sebut dengan pemahaman super ego. Pemahaman yang kuat, berakar dan telah menjadi part atau bagian permanen dalam otaknya sehingga jika dilakukan tes dari apa yang ia hafalkan (misalnya sebutkan pasal sekian.., TAM MPR nomor sekian…, Apa substansi dari TAP MPR nomor sekian…) maka dengan cepat dan ia dapat menjawab secara meyakinkan dan sempurna,  sehingga dalam dirinya akan muncul apa yang penulis sebut sebagai automatic without thinking (berfikir reflex).
Untuk dapat berfikir secara automatic, memang tidak mudah. Perlu usaha yang ekstra dan melelahkan. Tapi yakinlah bahwa jika anda bersusah payah dalam memahami ilmu, maka ilmu tersebut akan terekam kuat dalam memori anda. Dengan kata  lain, hasil adalah seberapa besar usaha yang telah anda lakukan. Disini penulis hanya ingin membagi pengalaman metode menghafal materi untuk mempersiapkan lomba cerdas cermat (LCC) ini sehingga kita merasa siap dan yakin untuk bertarung dengan kontestan lainnya saat hari –H. yakni:
BUKU BIRU TIPIS
  1. Ketika mendapatkan tas yang berisi buku materi, maka jangan dahulu anda merasa bangga bahwa anda adalah salah seorang anggota dari tim pilihan sekolah. Tapi sebaliknya, fikirkan apa yang anda dapat sumbangkan untuk kemenagan tim anda nantnya. Jangan sampai, anda hanya sebagai pelengkap komposisi tim, berdiam, dan penggembira. Meskipun anda tidak terpilih sebagai jubir, bukan berarti anda setengah-setengah dalam menghafal. Sebab jika saat bertanding andalah yang dapat menjawab, maka anda bukan hanya menyelamatkan sekolah anda, tapi saya yakin guru anda akan mempertimbangkan untuk menambahkan anda sebagai jubir lainnya.
  2. Setelah tas yang berisi buku diperoleh, maka keluarkan semua buku itu diatas meja. Dimulai dengan berdo’a, setelah itu ambil buku pasal-pasal (buku biru tipis) dan mulailah menghafal. Jangan anda sayang-sayang dengan buku itu. Kalaupun buku itu harus lecek, terlipat-lipat dan sobek sekalipun, maka itulah anda. Anda memang bersungguh-sungguh dalam belajar.
  3. Hafalkan mulai dari pasal 1 sampai 37, pasal aturan peralihan dan tambahan. Full, satu buku itu anda hafalkan. Terus dan terus diulang-ulang sampai anda dapat menyebutkan isi pasal berapapun tanpa meliat buku. Caranya menghafal pasal-pasal:
    1. Tandai mengenai apa bab dalam pasal tersebut.
    2. misal:- bab sekian mengenai kekuasaan kehakiman, dsb. (Anda tandai bab tersebut )
                   3.  Tandai kata-katal pengawal dalam pasal-pasal tersebut.
Contoh 1:
pasal 8ayat 3:” jika presiden dan wakil presiden mangkat, berhenti dan diberhentikan secara bersama-sama dalam masa  jabatannya maka pemegang kekuasaan sementara adalah mendagri, menlu dan menhan secara bersama-sama . . .
Anda tandai permulaan isi pada pasal tersebut dan buat kata-kata inisial pengingat. Misalnya : jika P dan W, M, B, B, maka mendagri, menlu dan menhan….(P=Presiden; W=Wakil presiden ; M=mangkat, B=berhenti ,B=di Berhentikan)
  Contoh 2 :
-      “ Presiden memberikan grasi dan rehabilitasi dengan pertimbangan MA.
Buatlah : Pres menberikan G dan reha dengan pertimb MA (G= grasi, Reha : rehabilitas
                 4. Bedakan keterangan-keterangan penting
                5. Menentukan banyak ayat dari masing-masing pasal
Kalian hafalkan terus. Tidak ada jeda kecuali untuk solat ( bagi yang muslim), istirahat(makan), mandi dsb. Setelah itu, baca lagi, hafalkan lagi.  Tes jangan liat buku. Sudah hafal bener-bener apa belum. Kalau sudah, diingat-ingat, kalau belum hafalkan lagi
Terakhir, Setor hafalan
Tumpahkan hafalan kalian didepan cermin atau ketika latihan dengan guru pembimbing atau teman satu tim anda  di sekolah. Didepan cermin kamu lihat dirimu yang saat itu sudah bisa berkata-kata menyebutkan isi pasal, padahal sebelumnya kamu belum tahu akan hal itu. Seketika itu kamu sadar bahwa penegetahuanmu bertambah. Didepan guru dan teman-teman, setorkan lah juga hafalanmu. Lihat apakah teman-teman anda sudah hafal juga dari apa yang anda hafalkan atau belum. Jika sudah maka anda harus menambah hafalan lagi. Jika mereka ternayata belum hafal. Setidaknya jika anda bayangkan teman-teman anda adalah lawan anda pada pertandingan nanti, maka Cuma tim anda yang bisa menjawab.

BUKU BIRU TEBAL.

Buku biru tipis yang anda punya berisi tentang ringkasan dari buku tebal. Jika anda telah hafal buku tipis tersebut, maka anda baru di permukaan saja. Substansi atau maksud isi pasal yang anda hafalkan belum anda kuasai. Penjelasan dari isi pasal ada pada buku biru tebal.
Buku biru tebal ini yang biasanya muncul pada babak tematik. Tim Anda tidak akan mendapatkan skor sempurna dalam babak tematik jika pertanyaannya adalah “ apa substansi dari Negara Indonesia adalah Negara hukum,? namun jawaban anda adalah membacakan lagi pasal tersebut, terletak dipasal ini . . , jumlahnya sekian .  . ., dll. Itu tidak menjawab pertanyaan. Anda tidak akan diberi nilai diatas 15 jika menjawab seperti itu, saya yakin. Namun  jika anda telah tahu bahwa maksud dari Negara Indonesia adalah Negara hukum, yakni Negara yang menegakkan kepentingan hukun, untuk menjalankan atau menegakkan kebenaran dan keadilan dan tidak ada kekuasaan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Ciri-ciri Negara
 Hukum adanya supremasi hukum, kesamaan dihadapan hukun ( equality before the law) dan penegakkan hukum yang tidak bertentangan dengan hukun ( due process of the law)  dst”  maka anda akan diberi skor penuh.
Secara mudahnya, setelah anda hafal pasal-pasal, maka sangat dianjurkan untuk melengkapi maksud dari pasal-pasal tersebut. Dan penjelasan tersebut ada pada buku biru tebal tersebut.

BUKU TIPIS MERAH TAP MPR .

Jika telah hafal buku biru (tebal dan tipis), maka masuklah ke buku merah yang berisi TAP-TAP MPR RI. Mulailah dengan membaca buku merah tipis, karena buku itu, sama seperti buku biru tipis yang merupakan intisari dari buku teballnya. Hafalkan semua. Jangan bosan-bosa menghafal. Jangan ada TV didepan anda atau apapun yang dapat memecah belah konsentrasi hafalan anda. Cara menghafal.
  1. Mengelompokan TAP-TAP MPR yang sejenis
Contoh : -TAP MPR RI NO 6 ( ada 2, tahun 2000 dan 2001)
-  TAP MPR RI NO 7  (ada 2, tahun 2000 dan 2001)
-  TAP MPR NO 16, MPRS 25 Cuma ada satu dsb.
2.   Menghafalkan isi dari TAP MPR Tsb
3.    Kalau tidak salah, setiap TAP MPR ada substansi dan kesepakan
(lihat  huku merah tipis). Kuasai itu semua.
4.   Jangan menyerah ketika anda mulai kesal. Karena itulah yang dinamakan
belajar.
5.  Setor hafalan.
Setor hafalan anda didepan cermin dan saat latihan disekolah. Jangan pernah takut-takut dalam menyetor hafalan anda. Lihat teman anda ketika saatnya setoran hafalan. Sejauh mana hafalan dia. Apakah punya anda telah jauh lebih baik, atau sama saja? Atau malah kurang?. Perhatikan!

BUKU MERAH TEBAL

Buku merah tebal merupakan pelengkap dari buku merah tipis. Disana terdapat  keterangan keterangan penjelas maksud dari TAP MPR . Jangan anda anggap itu tidak penting!. Itu penting sekali. Hafalkan itu. Cara-cara menghafal seperti apa yang telah saya sampaikan diatas.

BUKU KUNING EMAS

Biasanya buku kuning emas pada babak penyisihan provinsi belum dikeluarkan. Mungkin akan terlalu berat jika harus dikeluarkan pada saat itu. Focus saja dahlu pada keempat buku diatas. Kuasai semua. Jika anda telah lolos seleksi provinsi, mka bolehlah and baca-baca jiga buku kuning emas itu.
Hal yang harus diperhatikan :
  1. Menghafal harus ditarget. Pasang target tinggi. Misal; sehari 7 jam
  2. Jangan kebanyakan ketawa
  3. Jangan merasa hafalan sudah cukup.
  4. Sering-sering menyetor. Didepan cermin, saat latihan, dsb. Minta teman satu tim atau guru pmbimbing untuk mengetes, menanyakan pasal atau TAP MPR RI nomer berapa saja. Jika anda telah bisa menjawab secara cepat maka anda telah menguasai automatic without thingking.
  5. Lihat Tayangan pertandingan provinsi lain yang biasanya secara rutin ditayangkan TVRI tiap pekan. Perhatikan soal yang di berikan disana. Apakah anda telah menguasai Pertanyaan tsb atau belum, jika sudah maka pertahankan. Jika belum, cari jawabnnya dibuku atau bertanya pada guru pembimbing.
  6.  Berd’oa
Mohon koreksian apabila ada kesalahan dalam tulisan ini. Semoga bermanfaat.

Poskan Komentar